rss

Minggu, 08 Januari 2012

tips mudah menyusun skripsi

Skripsi merupakan syarat mutlak kelulusan bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan Strata Satu (S1) di perguruan tinggi. Apapun jurusan yang diambil, setiap mahasiswa wajib menyusun skripsi untuk memenuhi SKS (Sistem Kredit Semester). Skripsi sendiri memiliki enam Sistem Kredit Semester. Skripsi juga dianggap sebagai titik puncak perjuangan mahasiswa dalam menyelesaikan kuliahnya. Ada banyak pelajaran yang akan diambil dari penyusunan skripsi seperti tidak mudah putus asa, kesabaran, ketekunan, dan lain-lain, yang nantinya akan sangat diperlukan untuk mengahadapi dunia kerja.

Bagi anda yang mengambil jurusan di bidang pendidikan seperti pendidikan Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan sebagainya, tentunya ada langkah-langkah atau metode yang sedikit berbeda dari jurusan yang bukan pendidikan. Hal ini dikarenakan jurusan pendidikan lebih difokuskan pada sistem pengajaran. Biasanya mahasiswa jurusan pendidikan melakukan penelitian di sekolah-sekolah. Misalnya, ada skripsi yang membahas faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru dalam mengajar, tentang sistem pendidikan di sekolah tertentu, dan lain sebagainya.

Akan tetapi, dasar-dasar menulis skripsi pendidikan sebenarnya hampir sama dengan penulisan skripsi pada umumnya. Langkah pertama yang harus dilakukan oleh mahasiswa adalah mengajukan judul skripsi kepada dosen pmbimbing. Setelah judul skripsi sudah disetujui, langkah kedua adalah mengajukan proposal skripsi, yang kemudian dilanjutkan dengan seminar proposal skipsi. Dalam seminar proposal skripsi ini, mahasiswa menjelaskan garis besar penelitian atau materi yang akan disusun menjadi sebuah skripsi kepada dosen. Langkah selanjutnya adalah melakukan penelitian. Selama penelitian, mahasiswa harus mencatat data-data penting yang nantinya akan dianalisa, diolah, dan diambil kesimpulannya. Setelah skripsi selesai disusun, kemudian skripsi tersebut diuji oleh dosen pembimbing dan dosen penguji dalam sebuah sidang skripsi. Dalam sidang skripsi tersebut, mahasiswa akan diberi pertanyaan tentang penelitiannya. Kemampuan mahasiswa dalam menjelaskan setiap detail dari skripsi dan mempertahankan argumennya merupakan faktor yang penting untuk menentukan lulus tidaknya skripsi tersebut.

Skripsi pendidikan atau skripsi yang lain memerlukan kecermatan dalam penyusunannya. Hal ini karena isi dari sebuah skripsi harus bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Oleh karena itu, mahasiswa hendaknya sering berkonsltasi dengan dosen pembimbing untuk menghindari kesalahan yang fatal saat sidang skripsi. Bisa jadi kesalahan tersebut membuat mahasiswa tidak lulus ujian skripsi sehingga harus mengulang lagi pada semester berikutnya. Oleh karena itu, akan lebih baik apabila mahasiswa yang akan membuat skripsi benar-benar fokus pada penelitiannya dan mengolah datanya dengan benar.

0 komentar:


Posting Komentar

About This Blog

Lorem Ipsum

Lorem Ipsum

Lorem

Diberdayakan oleh Blogger.
div align="center">quality statistics
Promotional Deals

Tutorial Komputer

Link Sahabat

 

Followers

Follow Me